Notification

×

Kode Iklan Disini

ayok
idul

Jalin Kerjasama, Pengurus Pewarna Kunjungi PWI Sumut

Selasa, 26 November 2024 | November 26, 2024 WIB Last Updated 2024-11-26T16:23:24Z
FOTO BERSAMA: Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik foto bersama pengurus Pewarna Sumut di Kantor PWI Jalan Adinegoro No.4 Medan, Selasa (26/11/2024). (Foto Dok/ Pewarna Sumut)

Reportasesatu.id-Medan|
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Nasrani  (Pewarna) Sumatera Utara (Sumut) berkunjung ke kantor Persatuan Wartawan Jalan Adinegoro No.4 Medan, Selasa (26/11/2024).

Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik didampingi koordinator kelembagaan, Maju Manalu menyambut hangat pengurus Pewarna Sumut, ketua Tumpal Manik, Sekretaris Heryanson Munthe, Bendahara Very Siregar bersama koordinator pengkaderan Barto Sihotang.

Tumpal Manik dalam pertemuan tersebut memperkenalkan para pengurus Pewarna Sumut yamg menjadi wadah wartawan nasrani yang berskala nasional.

"Kami hadir disini memperkenalkan Pewarna sebagai wadah wartawan nasrani yang sudah ada di lebih dari 18 provinsi. Sebagai wadah wartawan dari berbagai media, kami ingin berkolaborasi dengan PWI perihal peningkatan kemapuan wartawan agar lebih profesional dan beretika," ujar Tumpal.

Lanjutnya, pelatihan dan kerjasama lainnya dengan PWI Sumut menjadi fokus DPD Pewarna Sumut.

"Seperti keinginan ketua PWI Sumut yang terus meningkatkan pengetahuan wartawan lewat pelatihan pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW),  UKW serta Sekolah Jurnalis Indonesia (SJI), kiranya dapat memberikan kesempatan kepada Pewarna Sumut mengikutinya," ucapnya sembari mengatakan anggota Pewarna Sumut juga ada anggota PWI dan telah mengikuti UKW.

Farianda dalam sambutannya mengucapkan rasa senang dan bangganya atas kehadiran pengurus Pewarna Sumut.

"Kami sudah lama mendengar dan mengetahui keberadaan Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) namun baru ini bisa bertemu dengan para pengurusnya," jelasnya sambil berseloroh agar Pewarna jangan datang saat mau Natal saja.

Ketua PWI Sumut yang dikenal humoris ini memaparkan bagaimana dirinya berupaya memberikan yang terbaik kepada setiap wartawan lewat pelatihan pra UKW, UKW dan SJI.

"Selama periode kepemimpinan saya terus berupaya memberi yang terbaik kepada wartawan yang saat ini sudah berjumlah 850 orang. Kita bukan saja membentuk wartawan yang profesional namun juga yang beretika," tandasnya sambil mengingatkan tidak ada artinya wartawa profesional namun etikanya minim sebab narasumber tidak akan senang melihat wartawan yang demikian.

Farianda mengajak anggota Pewarma Sumut untuk mengambil kesempatan mengikuti UKW dan ikut serta ujian menjadi anggota  PWI. 

"Tahun depan kita akan melangsungkan dua kali ujian UKW dan penerimaan keanggotaan PWI. Jika bisa anggota Pewarna mengikutinya dengan persyaratan media yang sudah berbadan hukum. Untuk keanggotaan PWI, kita akan membuka kesempatan dengan menerima 150 orang lagi sehingga jumlah anggota PWI menjadi 1000 orang," sebutnya.

Disela-sela pertemuan tersebut, Fariandi menyampaikan upayanya membantu para wartawan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya pernah melihat sulitnya wartawan saat menghadapi musibah karena minimnya biaya memotivasi saya untuk membantu para wartawan lewat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," imbuhnya sembari menyebut saat ini dirinya mengelontorkan sekira Rp 14 juta untuk membayar premi ansuransi wartawan yang menjadikan PWI Sumut mendapat Rekor MURI atas satu-satunya PWI yang melindungi wartawan lewat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Farianda meminta agar Pewarna Sumut terus menjaga kerjasama.

"Saya melihat keunggulan wartawan Kristen dalam hal kerjasama dan kekompakan. Maka teruslah menjaga hal baik tersebut," tutupnya yang dirangkai dengan foto bersama. (A1)